Rahasia Dibalik Sukses Memasarkan Kepakaran


Saya sering mendapatkan pertanyaan sederhana namun menohok. “Berapa lama saya bisa terkenal jika saya melakukan pemasaran diri?”

Ini pertanyaan sederhana namun kaya makna. Paling tidak saya menangkap mindset khas orang Indonesia, ingin semuanya diraih dengan mudah. Sementara mendapatkan capaian secara berkelanjutan memerlukan konsistensi.

Lalu, saya menjawab secara satire, “Ingin cepat terkenal? Buatlah tulisan kontroversial. Ciptakan konten heboh. Anda akan segera viral. Tapi jika Anda bertanya seberapa lama, tidak ada yang tahu”.

Itu adalah fakta. Anda bisa meledakkan popularitas Anda dengan melakukan sesuatu yang gila. Tapi saya pastikan itu tidak ada manfaatkan dalam membangun kepakaran.

Apa yang perlu Anda lakukan adalah melakukan kebiasaan secara konsisten, setiap hari, selama bertahun-tahun. Yakni membagikan pengetahuan Anda kepada masyarakat luas. Angkatlah masalah pelik yang menjadi momok bagi banyak orang, lalu sampaikan solusi berdasarkan keahlian Anda.  Entah Anda mau sampaikan dalam bentuk tulisan melalui blog atau website, berupa video melalui youtube  atau Instagram. Maka seluruh karya Anda tersebut secara otomatis akan memasarkan keahlian Anda.

Pasalnya rumus kepakaran adalah = pengetahuan + pengakuan. Walaupun pengetahuan Anda terbaik namun jika tidak ada yang mengakui dan menyadari maka belum layak disebut pakar. Di sisi lain, walaupun pengetahuan Anda terbatas, namun bagi banyak orang bermanfaat, maka Anda bisa saja dianggap pakar.

Jadi rahasia sederhana membangun kepakaranadalah dengan berbagilah secara konsisten. Lakukan setiap hari. Jadikan hal itu menjadi sebuah kebiasaan yang menyenangkan. Bukan tidak mungkin dalam 3 atau 6 bulan seseorang akan menghubungi dan meminta Anda menjadi narasumber.

No comments:

Post a Comment