Konon kabarnya Menteri Sri Mulyani adalah penulis opini di
kompas. Demikian Gus Dur juga adalah penulis tetap di majalah prisma yang
berisikan artikel pemikiran yang bernas. Secara tidak langsung kebiasaan mereka
berkontribusi pada penguatan brand
mereka.
Jadi ingin meledakkan popularitas Anda sebagai pakar, maka Anda dapat menyampaikan pandangan atau pemikiran Anda melalui media nasional. Hanya saja tidak mudah. Perlu langkah-langkah yang cerdas.
Langkah awal, tentu Anda perlu menentukan tema yang sesuai dengan kebutuhan media. Untuk media nasional isu-isu nasional tentu yang menjadi perhatian. Sementara media lokal lebih fokus pada masalah-masalah terkait di wilayah tertentu. Lalu Anda bisa memilih masalah sesuai sebagai pokok bahasan, lalu Anda bisa memberikan opini sesuai bidang keahlian Anda.
Kedua, dalam menyusun tulisan opini, Anda harus mampu menyampaikan posisi Anda secara jelas. Lalu dukung dengan data dan berbagai teori pendukung serta argumen. Sajikan secara sistematis, lugas dan mudah dipahami. Hindari penggunaan kalimat yang terlalu teknis.
Ketiga, coba kirimkan ke media terkemuka. Jika tidak diterima Anda bisa melakukan modifikasi lalukan kepada media level yang lebih rendah. Demikian seterusnya. Pentingnya Anda mengetahui ketentuan dan syarat pengiriman artikel opini, baik dari sisi jumlah karakter serta dokumen yang harus dilampirkan seperti profil penulis.
Umumnya ketika Anda sukses menerbitkan opini Anda di suatu media, akan lebih mudah bagi Anda untuk mempublish artikel berikutnya. Serta bukan tidak mungkin Anda didaulat menjadi narasumber yang akan semakin meledakkan popularitas Anda.
No comments:
Post a Comment