Lihat Sukes Kecil Anda



Bagaimana saya bisa menulis buku berbagai macam tema?

Saya meyakini banyak hal yang bisa saja tulis. Untuk mengetahuinya saya membutuhkan waktu untuk mengeksplorasi sesuatu dari saya yang layak dituangkan menjadi sebuah buku.

Lalu, bagaimana saya bisa mendapatkan hal yang layak saya tulis?

Cara sederhana, cukup mengindentifikasi setiap sukses yang saya alami. Tentu sukses ini bukan harus sebuah prestasi luar biasa. Seperti mendapatkan promosi sebagai Direktur utama atau meraih juara menulis tingkat nasional.

Kita sering mendapatkan sukses kecil, seperti. Sukses menutup sebuah penjualan bernilai puluhan juta rupiah dan terjadi berulang kali. Sukses menciptakan menu-menu masakan yang lezat. Sukses membuat blog dan menjaring banyak pembaca. Sukses membuat kompos meskipun hanya skala rumah tangga.

Banyak dari kita tidak menganggap sukses di atas hal yang luar biasa, itu sebabnya kita tidak peka dengan keberhasilan tersebut. Padahal setiap kali kita meraih suatu kesuksesan kecil pada ada suatu pengetahuan dibalik kesuksesan itu.

Begitu juga yang saya lakukan. Ketika saya sukses mempromosikan atau membranding orang-orang berpengetahuan melalui internet dan buku, cukup menginspirasi saya untuk membagikan hal-hal yang membuat saya meraih keberhasilan tersebut. Demikian juga ketika saya sukses mendapatkan penghasilan tambahan dari kemampuan saya menulis, maka sayapun termotivasi membagikan pengetahuan saya tentang writerpreneur melalui buku.

Itulah rahasia saya mendapatkan ide untuk penulisan buku. Dan saya yakin selama saya terus mendapatkan sukses-sukses kecil maka saya tidak akan kehabisan tema buku untuk ditulis.

Tentu hal ini bisa juga Anda terapkan ketika Anda bertanya “ apa yang bisa saya tulis?”. Lihatlah sukses-sukses kecil dalam diri Anda. Apakah Anda pernah sukses mengatasi persoalan dalam hidup Anda? Apakah Anda sukses meraih sesuatu baik dalam karir atau aktivitas sehari-hari? Pekalah dengan keberhasilan Anda. Hanya orang yang tidak tidak percaya diri saja yang sulit melihat keberhasilan dalam dirinya.

Jadi ketika Anda ingin menjadi penulis yang tidak pernah kehabisan ide, pekalah dengan keberhasilan diri Anda. Karena apa yang layak kita tulis adalah sesuatu yang bernilai yang bersumber dari dalam diri kita sendiri

Trik Gila Menghasilkan 100 Buku, Menyenangkan dan Bikin Terkenal

 
Saya  ingin mengajarkan cara unik menghasilkan buku. Menyenangkan dan bisa menjadikan Anda popular dalam waktu singkat. Perlengkapan Anda cukup smartphone Anda.

Langkah awalnya, adalah sediakan waktu 20 menit berbagi pengetahuan melalui video konten. Arahkan smartphone ke wajah Anda. Bahaslah suatu topik. Lalu posting di media sosial Anda.

Kemudian manfaatkan AI menjadikan apa yang Anda sampaikan melalui video menjadi teks. Lalu edit, tambahkan sedikit kutipan dan pengayaan kalimat, kemudian posting di blog Anda.

Lakukan ini setiap hari, maka dalam 30 hari Anda sudah memiliki 30 artikel. Jika topiknya berkaitan dan Anda rancang secara sistematis, maka tulisan-tulisan tersebut bisa Anda kumpulkan kembali. Nah, sekarang Anda sudah memiliki naskah mentah untuk dijadikan buku. Mulailah mengemas, buatkan benang merah, edit dan tambahkan judul serta daftar isi.

Lalu, dengan memanfaatkan AI Anda bisa mengubah naskah itu menjadi ebook, lengkap dengan cover yang menarik. Kemudian sebarkan melalui media sosial.  Anda bisa menjualnya melalui marketplace lokal atau juga via amazon.com.

Bayangkan jika Anda konsistem melakukan ini, maka setiap bulan Anda menghasilkan 1 – 2 buku, maka dalam 1 tahun sudah menghasilkan 12 – 24 buku. Maka dalam 10 tahun Anda sudah memiliki 100 – 200 buku.

Selain itu, dengan trik ini, nama Anda bertebaran. Orang mendapati diri Anda di blog, Instagram, tiktok, google, yotube, ebook yang muncul di marketplace. “Diri Anda” menyebar di dunia maya bak virus sehingga popularitas Anda dapat melonjak dengan cepat.

Hanya saja, apakah Anda pernah memiliki ide ini sebelumnya?

Mengapa Pejabat Publik Terlihat Konyol Saat Menghadapi Jurnalist?

Baru-baru pejabat publik menjadi sorotan karena memberikan komentar yang dianggap tidak etis menanggapi adanya ancaman terhadap media tertentu. Sang petinggi tersebut menyarankan untuk memasak kepala babi yang ditujukan kepada salah satu wartawan media terkemuka. Kasus-kasus sedemikian sudah sering terjadi, apalagi pada pejabat daerah.

Lalu mengapa para pejabat publik tersebut sering tergopoh-gopoh menghadapi awak media?

Pertama, karena masalah kompetensi. Jika seorang pejabat membaca pidato atau berbicara dihadapan staf atau juga masyarakat, umumnya apa yang disampaikan sudah dipersiapkan, sementara dalam rapat dengan bawahan, umumnya bersifat satu arah. Berbeda ketika menghadapi wartawan khususnya dari media nasional, maka pertanyaannya bisa melebar atau sangat kritis. Jika ia adalah pemimpin karbitan maka akan banyak jawabannya terdengar konyol. Pasalnya pada momen door stop ia harus bersuara.

Kedua, menggambarkan mindset. Ada banyak pimpinan yang memiliki prilaku yang buruk. Entah itu angkuh, menganggap dirinya smart atau berbeda dari masyarakat kebanyakan, maka dalam sebuah diskusi yang menohok akan membangkitkan egonya. Kondisi emosional membuat seorang pejabat sulit menutupi karakter pribadi yang sesungguhnya. Maka kita sering menyaksikan perilaku konyol dari para pungawa, mulai dari kata-kata makian, amarah dan lain-lain.

Jadi bagaimana seharusnya seorang pejabat menghadapi awak media?

Tentu saran terbaik adalah banyaklah membaca, perluas pengetahuan dan ubahlah mindset bahwa pejabat sesungguhnya suruhan masyarakat, bukan raja atau pangeran. Saran berikutnya latihlah cara berkomunikasi yang baik. Seorang pejabat harus memahami tentang pemilihan bahasa dan mampu memperkirakan kesan yang muncul di benak pendengar dari setiap kata yang ia ucapkan. Biasakan untuk menggunakan kata-kata santun, serta penyampaian yang lugas dan sistematis.

Ini semua membutuhkan proses belajar.  Kabar buruknya, pejabat karbitan akan kesulitan menguasai hal itu dalam waktu singkat. Ujung-ujungnya tetap  menjadi santapan para awak media.

Trik Agar Anda Tidak Terkenal (Bagi Para Akademisi atau Praktisi)

Tentu banyak orang Indonesia yang memiliki jiwa anti kemapanan. Lalu mereka berharap tidak terkenal, tidak merakyat, tidak berkontribusi dan bebas dari arus persaingan. Tentu ini adalah sosok ideal yang harusnya dicapai oleh setiap akademisi dan praktisi di Indonesia. Lalu bagaimana triknya agar Anda tidak terkenal dan tidak berfaedah bagi masyarakat?

Trik 1. Jangan pernah menulis

Ini adalah trik yang efektif. Jangan pernah membaca, belajar dan bereksperimen sehingga tidak ada kebutuhan Anda untuk menulis. Anda tidak perlu menulis blog. Membuat artikel untuk ditampilkan di media massa. Cukup simpan ilmu Anda di dalam pikiran. Terlalu mahal apa yang Anda ketahui untuk diakses orang lain.

Trik 2. Tidak perlu berbagai ilmu dengan menjadi narasumber

Ini cara lainnya. Batasi waktu Anda  berbagi pengetahuan melalui webinar, seminar, workshop apalagi di ruang kelas. Anda cukup sampaikan kepada siapapun yang ingin mengundang Anda, "  Maaf, rate card saya cukup mahal!". Lagi pula untuk apa menjadi narasumber, Toh, yang ada tampil selama ini pengetahuannya biasa-biasa saja, kemampuan mereka di bawah dengkul Anda. 

Trik 3. Tidak perlu ada di media sosial atau media massa

Kembali lagi, karena Anda anti kemapanan, maka saran terbaik jangan muncul dimana. Hindari muncul di media massa atau media sosial. Anda jangan pernah membagikan pengetahuan apapun di Instagram, facebook, youtube, tiktok. Jangan pernah menjadi narasumber peliputan di media massa menampun. Cukup simpan ilmu Anda itu baik-baik, agar tidak dicuri orang.

Trik 4. Tidak perlu berjejaring

Ini adalah hal yang dilakukan orang yang lemah. Ketika Anda orang yang sangat smart dan anti kemapanan, maka Anda tidak perlu orang lain. Malah sebaliknya orang lain yang butuh Anda. Jadi jangan berjaring. Jangan bergabung dalam komunitas. Ini yang dilakukan orang-orang lemah. Tinggallah di kamar Anda. :akukan pekerjaan Anda sehari-hari tanpa berusaha mendapatkan rekan baru.

Jika ini Anda lakukan, maka Anda akan berhasil tidak memasarkan diri dan menjadi sosok yang anti kemapanan. Sehingga Anda sukses menghilangkan jejak dan sosok Anda dibenak banyak orang dan berhasil menghapus nama Anda dalam catatan sejarah.

Rahasia Dibalik Sukses Memasarkan Kepakaran


Saya sering mendapatkan pertanyaan sederhana namun menohok. “Berapa lama saya bisa terkenal jika saya melakukan pemasaran diri?”

Ini pertanyaan sederhana namun kaya makna. Paling tidak saya menangkap mindset khas orang Indonesia, ingin semuanya diraih dengan mudah. Sementara mendapatkan capaian secara berkelanjutan memerlukan konsistensi.

Lalu, saya menjawab secara satire, “Ingin cepat terkenal? Buatlah tulisan kontroversial. Ciptakan konten heboh. Anda akan segera viral. Tapi jika Anda bertanya seberapa lama, tidak ada yang tahu”.

Itu adalah fakta. Anda bisa meledakkan popularitas Anda dengan melakukan sesuatu yang gila. Tapi saya pastikan itu tidak ada manfaatkan dalam membangun kepakaran.

Apa yang perlu Anda lakukan adalah melakukan kebiasaan secara konsisten, setiap hari, selama bertahun-tahun. Yakni membagikan pengetahuan Anda kepada masyarakat luas. Angkatlah masalah pelik yang menjadi momok bagi banyak orang, lalu sampaikan solusi berdasarkan keahlian Anda.  Entah Anda mau sampaikan dalam bentuk tulisan melalui blog atau website, berupa video melalui youtube  atau Instagram. Maka seluruh karya Anda tersebut secara otomatis akan memasarkan keahlian Anda.

Pasalnya rumus kepakaran adalah = pengetahuan + pengakuan. Walaupun pengetahuan Anda terbaik namun jika tidak ada yang mengakui dan menyadari maka belum layak disebut pakar. Di sisi lain, walaupun pengetahuan Anda terbatas, namun bagi banyak orang bermanfaat, maka Anda bisa saja dianggap pakar.

Jadi rahasia sederhana membangun kepakaranadalah dengan berbagilah secara konsisten. Lakukan setiap hari. Jadikan hal itu menjadi sebuah kebiasaan yang menyenangkan. Bukan tidak mungkin dalam 3 atau 6 bulan seseorang akan menghubungi dan meminta Anda menjadi narasumber.

Paket Layanan

 
Bagi Anda yang ingin memiliki karya dalam bentuk buku (utamanya tentang pemikiran dan success story) maka menawarkan sejumlah layanan konsultasi dan bimbingan. Adapun paket yang bisa Anda pilih adalah sebagai berikut.

A. Paket Konsultasi Penulisan Membukukan Tulisan

Dengan bimbingan berupa :

  1. Penentuan tema yang menarik
  2. Penyusunan outline
  3. Trik menggali pengetahuan yang mendalam dan fresh
  4. Trik menuliskan pikiran dengan gaya yang memperlihatkan personifikasi penulis

Dilengkapi dengan layanan :

  • Bantuan editing dan review naskah
  • Fasilitasi penerbitan naskah
  • Fasilitasi promosi buku

Dengan durasi pendampingan selama 3 bulan (Biaya minimal Rp. 9 juta)

 

B. Paket Konsultasi  Mengubah Tesis/Disertasi Menjadi Buku

Dengan bimbingan berupa :

  1. Penentuan tema yang menarik
  2. Penyusunan outline
  3. Trik melakukan modifikasi naskah yang ada agar sesuai dengan standar buku bacaan populer
  4. Trik melakukan rewriting agar naskah ilmiah popular menjadi enak dibaca

Dilengkapi dengan layanan :

  • Bantuan editing dan review naskah
  • Fasilitasi penerbitan naskah
  • Fasilitasi promosi buku

Dengan durasi pendampingan selama 3 bulan (Biaya minimal Rp. 10 juta)


C. Paket Konsultasi Pemasaran Kepakaran 

Dengan bimbingan berupa :

  1. Penentuan merek/brand dan attribute pribadi untuk memenangkan top mind
  2. Penggalian dan penyusun rencana pemasaran diri melalui tulisan, penyebaran konten dan narasumber
  3. Trik menuliskan pemikiran ke dalam blog/website yang nantikan dijadikan buku
  4. Cara membuat konten dan mengelola media sosial yang menarik
  5. Cara tampil sebagai narasumber yang menarik (bagaimana cara menyiapkan presentasi, menyajika materi dan membuat even yang hidup serta berkesan)
  6. Cara menampilkan profil diri di ChatGPT atau Meta AI dengan menampilkan profil di website mainstream
  7. Trik meraih top of mind dan  melakukan viral marketing

Dilengkapi dengan layanan :

  • Pembuatan website/blog
  • Pengembangan media sosial dan youtube
  • Editing naskah dan penerbitan

Dengan durasi pendampingan selama 4 bulan (biaya jasa minimal Rp. 18,5 juta)

Bagi Anda yang membutuhkan layanan ini dapat menghubungi kami melalui nomor 081278128084 atau email hendrahalomoansipayung@gmail.com

Pasarkan Diri dengan Taklukkan Meta AI atau Chat GPT

Tidak dapat dipungkiri, saat ini Meta AI dan chat GPT banyak dimanfaatkan sebagai sumber informasi. Namun tak banyak yang menyadari bahwa kedua aplikasi ini ternyata bisa Anda manfaatkan untuk “menjual diri “. Bagaimana triknya?

Beberapa waktu lalu saya mencoba melakukan pencarian iseng via Meta AI. Saya mengetik nama salah satu sahabat saya yang profilnya pernah saya tulis. Dan…saya menemukan ulasannya. Uniknya, referensinya adalah salah satu artikel di personal web saya dan rilis saya yang terbitkan di salah satu media online.

Berbekal pengalaman itu,  saya lalu mencoba melakukan eksperimen dengan mengulas profil sahabat saya lainnya. Triknya sama. Dan kembali berhasil. Saya lalu berteriak eureka!

Lalu apa yang sesungguhnya saya lakukan untuk  menaklukkan Meta AI dan Chat GPT, dalam memasarkan seseorang?

Pertama, membuat artikel dengan frame yang top minded. Misalnya dengan judul atau tagline yang bombastic, produsen terbesar, dosen terbaik, pelaku usaha teraneh dsb. Atau hal lain yang menarik. Lalu tampilkan di website pribadi Anda. Ini langkah awal yang akan efektif jika situs tersebut dalam kondisi terupdate dan contentnya cukup kaya.

Kedua, tampilkan juga ulasan  tersebut di sejumlah media massa mainstream. Ini akan mempermudah menaklukkan algoritma dari mesin mencari, termasuk juga Meta AI, atau chat GPT. mengingat media online pengunjung cukup lama dan sudah masuk sudah terating dalam posisi puncak di mesin pencarian. 

Ketiga, situs yang perlu Anda tembus untuk memenangkan Meta AI atau chat GPT adalah Wikipedia. Ini adalah eksklopedia online terbesar, dan menjadi salah satu referensi dari jutaan orang. Dengan memunculkan profil di situs ini akan memberikan efek dasyat terutama pada mesin pencari. Namun ingat, artike tersebut harus didukung dengan berbagai referensi dari buku, artikel di media online atau publikasi tertulis yang lainnya yang bersifat resmi seperti jurnal, materi symposium dsbnya. 

Dengan menampilkan pencapaian dan pemikiran melalui website, media massa secara berkala demikian juga di Wikipedia, maka lambat laun profil Anda akan akan tercatat di Meta Ai atau Chat GPT. Sehingga, saat seseorang mengetik pertanyaan perihal pakar terbaik, psikolog ternama, atau peneliti terkemuka, maka bukan  mustahil nama Anda yang muncul, lengkap dengan ulasannya.