Cara Gila Menulis Buku dan Ledakkan Personal Brand


Saya sering mengatakan bahwa setiap orang bisa menghasilkan puluhan buku dengan mudah. Caranya dengan menjadikan menulis sebagai kebiasaan. Kabar baiknya, ada trik yang menyenangkan dan efektif  untuk menuliskan menulis buku sekaligus meledakkan keahlian.

Rumus yang sering saya ajarkan adalah blog + buku + branding. Ini agar mudah mengingat. Penjelasannya adalah demikian.

Anda bisa mengawalinya dengan membangun kebiasaan menuliskan apa yang Anda ketahui ke dalam sebuah blog. Lakukan setiap hari. Cukup dengan mengangkat topik tertentu, atau menanyakan sebuah pertanyaan pada diri Anda, lalu tuliskan jawabannya. Jika dirasa sulit, Anda bisa merekam suara Anda lalu lakukan transkrip. Kemas menjadi artikel menarik. Setelah itu posting di blog.

Agar ada benang merah, Anda bisa menetapkan sebuah tema untuk blog Anda. Misalnya terkait keuangan, AI, kelapa sawit dsb. Tulislah secara random. Anda bebas memilih hal yang ingin Anda sharingkan via blog.

Artikel di blog Anda secara otomatis akan mulai menyebar di dunia maya dan memasarkan keahlian Anda. Sehingga orang membaca karya Anda akan terkoneksi dengan Anda, dan mendapatkan inspirasi.

Setelah artikel yang Anda tulis cukup banyak, setidaknya lebih dari 50 judul, Anda mulai dapat mengumpulkan menjadi naskah buku.  Susun terlebih dahulu outline. Kemudian tata artikel tersebut agar menjadi tulisan utuh dan memiliki benang merah. Jangan lupa lakukan editing. Selanjutnya terbitkan naskah tersebut melalui kerjasama dengan pihak penerbit. Atau, Anda bisa menjadikan ebook, lalu pasarkan memasarkan melalui blog Anda atau marketplace.

Dengan trik ini Anda bisa terbitkan 2 – 3 buku setiap tahun. Di sisi lain, dengan kebiasaan produktif ini , kepakaran Anda efektif  terpromosikan dengan baik pasca terbitnya buku Anda.

Saya harus katakan, cara ini belum banyak diketahui dan dilakukan. So, Anda bisa mencobanya sekarang juga.

Ayo, Berguru Personal Branding dari Nikita Mirzani

 
Barangkali salah satu sosok yang menurut saya sukses membangun personal brand dan menempel kuat di benak pikiran banyak orang adalah Nikita Mirzani. Saya tidak membahas terkait aspek lain, selain bagaimana sosok ini bisa mengisi dan melekat di benak jutaan orang Indonesia. Sementara ada ratusan ribu orang pintar yang tidak diingat bahkan tidak diketahui mayoritas masyarakat Indonesia.

Apa yang bisa kita pelajari dari sosok kontroversial ini?

Salah satu prinsip dasar dari personal branding jadilah berbeda. Anda harus memiliki sebuah kategori dalam pikiran banyak orang dan apa yang Anda lakukan menyentuh sisi emosional orang lain. Nikita Mirzani hadir sebagai sosok kontroversial, sering terlibat konflik. Ucapannya sering membuat orang yang menyaksikan dramanya. Menarik nafas panjang dan menjadikan pembicaraan. Namun uniknya meskipun, terkesan sebagai sosok antogonis, pada kesempatan lain ia menunjukkan sebagai pribadi yang murah hati, penolong orang lemah. 

Tentu hal yang bisa kita pelajari dari sosok sang nyai adalah, dalam mengembangkan personal brand kita harus mampu menampilkan diri secara berbeda di dalam benak banyak orang. Entah dengan menetapkan bidang kepakaran yang unik. Alih-alih memilih pakar pertanian, kenapa tidak menjadi seorang pakar komunikasi tanaman, atau pakar relasi alam bawah sadar. Ketika muncul dengan kepakaran yang unik, sudah akan menciptakan efek benturan kecil di benak banyak orang.

Ini diperkuat dengan cara menampilkan diri. Penampilan yang unik. Gaya bicara yang menghipnotis. Tidak datar. Mampu membangkitkan rasa kagum, marah, sedih, emosi. Ingat kehadiran tanpa efek afektif tidak layak masuk dalam benak penonton. Ini akan lebih kuat jika Anda mampu menyampaikan informasi yang bertentangan dengan common sense.

Lalu seperti halnya Nikita Mirzani, ledakkan brandnya tidak bersumber dari media mainstrem atau televisi, melainkan media sosial, terutama Instagram. Ia mengangkat isu, menyenggol seseorang yang dirasa mengganggunya, atau memberikan komentar hal yang lagi hot melalui media sosial pribadinya. Ia lemparkan fakta agak lain. Penontonnya kaget dan tidak percaya. Namun kemudian, terbukti benar! Terjadi benturan mental. Terciptalah drama yang menguras emosi penonton. Sehingga para audiens dengan senang hati menyebarkan videonya, membuat konten ulasan atau respon, sehingga profil sang nyai semakin viral.

Tentu hal yang sama bisa kita lakukan. Manfaatkan media sosial. Sampaikan informasi bertentangan. Ciptakan benturan mental. Suntikkan sedikit kontroversial namun berdasarkan fakta. Misalnya Anda bisa menyampaikan bahwa tanaman mampu merasakan kesedihan tuannya. Jelas ini hal aneh. Lalu ketika penonton Anda membuktikan kebenarannya, maka konten Anda menjadi viral dan persona Anda meledak.

Jadi, ingin memasarkan personal branding? Tidak ada salahnya berguru kepada Nikita Mirzani.

Otak: Menulis Sebagai Aktivitas Normal

Jika pada waktu luang, Anda senantisa mengisinya dengan nonton televisi, tidur, main game, dsb, maka otak Anda akan menganggap bahwa ini adalah hal yang normal yang Anda lakukan. Dan otak Anda akan mempertahankan aktivitas ini agar berulang.

Jadi kalau Anda tidak nonton televisi, tidur siang, nonton Carmen Electa, maka Anda merasa gelisah atau sesuatu yang tidak nyaman. Ini adalah upaya otak Anda, tanpa Anda sadari, mendorong Anda untuk mempertahankan aktivitas normal Anda. Do it again!

Demikian halnya ketika Anda mencoba membiasakan menulis. Maka Anda merasakan hambatan berupa:

1. Malas
2. Bosan
3. Capek
4. Ngantuk
5. Ide-ide mandek

Mengapa ?

Karena menurut analisa otak Anda, menulis belum termasuk dalam daftar aktivitas normal. Jadi harus dibredel atau dihambat. Dengan menulis maka akan ada aktivitas lainnya yang lazim Anda kerjakan, seperti tidur, olahraga, pacaran, mancing dsb tergeser. “ Stop jangan kerjakan itu untuk saat ini!”, demikian pesan otak Anda.

Lalu bagaimana agar menulis menjadi kebiasaan dan Anda bisa terbebas dari hambatan yang saya sebut di atas?

Ubah apa yang normal menurut otak Anda! Anda harus merusak database normal dalam pikiran Anda (menurut istilah saya).

Caranya, lakukan secara berulang sesuatu yang ingin dilist sebagai aktivitas normal dalam otak Anda. Kalau Anda ingin menjadikan menulis sebagai kebiasaan, lakukan setiap hari.

Agar Anda bisa mengindahkan hambatan dalam diri Anda, tetapkan target, misalnya dalam 1 bulan Anda akan menulis 20.000 kata. Jika perlu ciptakan hukuman bagi diri Anda jika Anda tidak menulis.

Jika Anda sudah melakoni ini selama beberapa bulan secara konsisten, otak Anda akan memasukkan menulis sebagai bagian dari list aktivitas normal Anda. Kalau sebelumnya, ketika menulis Anda merasakan hambatan, setelah menjadi kebiasaan, maka yang terjadi sebaliknya. Anda merasa gelisah, tidak nyaman jika tidak menulis. Sydrom ini umumnya lazim dialami para penulis profesional. Komentar salah satu penulis senior “ Saya merasa badan saya tidak sehat jika saya tidak menulis”.

Jadi kalau Anda merasa mandek, ide mentok, tidak mood, dsb ketika mencoba menulis ini adalah indikasi otak Anda sedang bekerja agar Anda kembali menjalani aktivitas lama Anda saat mengisi waktu. Oleh sebab itu rombaklah apa yang normal dalam otak Anda, dan jadikan menulis sebagai kebiasaan baru.


Membukukan Pikiran Orang Lain

Anda juga bisa menggunakan pikiran orang lain untuk menerbitkan buku. Artinya Anda bisa menuliskan hal-hal yang diketahui seseorang menjadi bahan bacaan yang menarik.

Mungkin Anda mengenal baik seorang peneliti, dosen atau pakar di bidang tertentu. Dan mereka adalah orang-orang yang sibuk sehingga tidak punya waktu untuk menulis. Maka tidak ada salahnya Anda menjadi perpanjangan tangan mereka untuk menerbitkan sebuah buku. Dan jika mereka setuju Anda bisa menempelkan nama Anda sebagai penulis dalam buku tersebut.

Nah, jika Anda tertarik untuk membuat buku jenis ini, maka langkah pertama adalah menentukan topik. Artinya sebelum bertemu dengan si pakar, Anda sudah memiliki ide atau topik penulisan yang bakal disodorkan kepada si pakar.

Akan lebih baik lagi jika Anda mendapatkan topik titipan dari penerbit. Biasanya jika Anda sudah sering berhubungan dengan penerbit, biasanya bagian redaksi rela membagikan rahasia topik yang tengah mereka cari. Jadi topik yang akan Anda sodorkan kepada pakar, sudah pasti diterbitkan oleh penerbit.

Sebisa mungkin pada waktu akan bertemu dengan sang pakar, Anda tidak hanya menyodorkan topik namun juga outline tulisan. Kemudian Anda bisa menawarkan untuk menuliskan buku bagi mereka.

Jika ia setuju maka yang perlu Anda minta adalah bahan untuk penulisan. Saya harus jujur mengatakan adakalanya membuat tulisan seperti lebih mudah. Adakalanya si pakar sudah memiliki tulisan-tulisan, presentasi, atau handout yang berhubungan dengan outline kita. Jadi tugas kita hanya menggambungkan satu sama lain.

Jika data-data tidak tersedia maka Anda dapat meminta waktu untuk wawancara dengan si pakar untuk menjaring informasi yang dibutuhkan. Dan adakalanya banyak informasi yang bisa didapatkan dari teknik wawancara.

Setelah Anda mendapatkan bahan-bahan maka langkah selanjutnya adalah penulisan. Di sinilah tugas terberat Anda, karena harus mengubah bahasa teknis menjadi bahasa populer. Kemudian setiap konsep sebaik mungkin didukung dengan ilustrasi atau contoh agar memudahkan pembaca untuk memahami.

Kumpulkan juga foto-foto original milik si peneliti untuk mempercantik tulisan Anda. Maupun dengan bagan atau tabel-tabel penting.

Setelah naskah selesai, langkah awal menyerahkan kepada si peneliti untuk dikoreksi. Anda harus berhati-hati jangan sampai Anda salah menuliskan konsep, karena ketika buku ini diterbitkan orang buku ini di tulis oleh si pakar.

Jika si pakar telah setuju dengan draf naskan Anda, maka selanjutnya Anda mempersiapkan daftar pustaka dan sinopsis untuk penerbitan. Kemudian mengirimkan ke penerbit yang sesuai. Saran saya agar Anda mendapatkan keuntungan dari buku ini, tidak ada salahnya anda menerakan nama Anda sebagai salah satu menulis.

Dan dengan cara ini pula saya bisa menerbitkan beberapa buku dalam waktu singkat. Karena dengan membuat buku dari para pakar, Anda tidak perlu banyak berpikir, melakukan research. Cukup menulis ulang dari bahan-bahan yang dimiliki oleh si pakar.

Setiap Orang Bisa Menulis 100 Buku dan Terkenal

Dalam beberapa kesempatan kami selalu menyampaikan bahwa setiap orang bisa menulis paling tidak 100 buku sepanjang kehidupannya. Bagaimana mungkin? Kalaupun benar, apa manfaatnya?

Mari saya jelaskan dengan sederhana. Jika Anda seorang dosen atau pembicara berapa kali dalam satu tahun Anda menyampaikan suatu materi atau memberikan pengajaran. Tentu bisa lebih dari 100. Dalam 3 tahun saja mungkin Anda ada di hadapan audiens sebanyak 300 kali.

Bayangkan jika setiap materi yang Anda ajarkan jadikan sebuah buku. Tinggal menyulap bahan presentasi dan rekaman Anda menjadi naskah buku, dengan tema sesuai judul materi yang Anda bagikan. Dari situ Anda bisa menulis lebih dari 100 buku tentunya.

Begitu juga ketika Anda sebagai seorang praktisi. Tinggal mengajukan suatu pertanyaan. Misalnya bagaimana cara menghadapi spam, atau cyber crime. Atau bagaimana cara membuat masakan rendang yang mengoyang lidah. Lalu tuliskan apa yang Anda ketahui terkait hal tersebut. Cara termudah Anda bisa mengajukan pertanyaan , jawab secara lisan sembari direkam, kemudian transkrip, rapikan lalu jadikan sebuah naskah. Maka dengan Teknik demikian akan banyak buku yang bisa Anda tulis dengan mudah. Menulis lebih dari 100 buku bukan hal yang mustahil tentunya.

Lalu apa manfaatnya? Bukankah menerbitkan buku mahal?

Saya akan menjawab pertanyaan terakhir. Menerbitkan buku tidak mahal. Anda bisa memilih menjadikan naskah Anda ebook lalu menyebarkankan secara cuma-cuma atau menjual melalui marketplace. Cara ini sedang trand saat ini. Atau Anda bisa mengirimkan naskah Anda ke penerbit besar, jika menarik besar berpeluang diterbitkan tanpa Anda perlu mengeluarkan dana.

Cara lainnya Anda bisa menerbitkan sendiri, dengan melibatkan sponsor. Bisa saja tema yang Anda bahas bisa menyisipkan iklan produk atau layanan dari perusahaan tertentu. Seperti halnya lazim pada penerbitan majalah. Anda cukup mengajukan proposal ke perusahaan yang relevan. 

Lalu apa manfaatnya bagi Anda? 

Buku yang Anda lepas ke publik akan memiliki daya ledak yang hebat untuk memasarkan diri Anda. Setiap orang yang membaca dan mendapatkan manfaat dari karya anda akan melekatkan nama Anda dalam benaknya. Sehingga suatu kali mereka membutuhkan narasumber, pakar atau perlu merekomendasikan seseorang maka nama Anda yang kemudian disebut. Menulis buku masih merupakan cara paling efektif membangun personal brand sebagai seorang pakar.   

Jadi ada yang ingin mencoba menjadi penulis 100 buku?

Pasarkan Diri Melalui Penulisan Opini di Media Massa

Konon kabarnya Menteri Sri Mulyani adalah penulis opini di kompas. Demikian Gus Dur juga adalah penulis tetap di majalah prisma yang berisikan artikel pemikiran yang bernas. Secara tidak langsung kebiasaan mereka berkontribusi pada penguatan brand mereka.

Jadi ingin meledakkan popularitas Anda sebagai pakar, maka Anda dapat menyampaikan pandangan atau pemikiran Anda melalui media nasional. Hanya saja tidak mudah. Perlu langkah-langkah yang cerdas.

Langkah awal, tentu Anda perlu menentukan tema yang sesuai dengan kebutuhan media. Untuk media nasional isu-isu nasional tentu yang menjadi perhatian. Sementara media lokal lebih fokus pada masalah-masalah terkait di wilayah tertentu. Lalu Anda bisa memilih masalah sesuai sebagai pokok bahasan, lalu Anda bisa memberikan opini sesuai bidang keahlian Anda.

Kedua, dalam menyusun tulisan opini, Anda harus mampu menyampaikan posisi Anda secara jelas. Lalu dukung dengan data dan berbagai teori pendukung serta argumen. Sajikan secara sistematis, lugas dan mudah dipahami. Hindari penggunaan kalimat yang terlalu teknis.

Ketiga, coba kirimkan ke media terkemuka. Jika tidak diterima Anda bisa melakukan modifikasi lalukan kepada media level yang lebih rendah. Demikian seterusnya. Pentingnya Anda mengetahui ketentuan dan syarat pengiriman artikel opini, baik dari sisi jumlah karakter serta dokumen yang harus dilampirkan seperti profil penulis.

Umumnya ketika Anda sukses menerbitkan opini Anda di suatu media, akan lebih mudah bagi Anda untuk mempublish artikel berikutnya. Serta bukan tidak mungkin Anda didaulat menjadi narasumber yang akan semakin meledakkan popularitas Anda.  

 

Bagaimana Orang Biasa Bisa Menjadi Penulis

 Banyak orang yang beranggapan bahwa yang bisa menulis buku how to adalah para pakar atau orang-orang yang memiliki pendidikan tinggi. Padahal sebenarnya setiap orang dapat menjadi menulis selama ia memiliki pengetahuan yang bermanfaat yang bisa dibagikan pada orang lain. Pengetahuan ini tidak mesti diperoleh dari bangku sekolah namun juga dari pengalaman sehari-hari.

Dan inilah yang kami buktikan ketika membimbing “orang-orang biasa menjadi penulis”

Seorang guru
Tema yang bisa ditulis:
1. Cara memahami prilaku anak dari bahasa tubuh
2. Cara mengajar matematika yang menyenangkan
3. Mengapa anak saya membangkang?
4. Cara mengajar yang efektif

Seorang Ibu rumah tangga
Tema yang bisa ditulis
1. Resep-resep masakan selama seminggu
2. Rahasia mengelola keuangan yang hemat
3. Trik menata rumah yang apik
4. Rahasia agar suami tidak selingkuh

Seorang mahasiswa
Tema yang dapat ditulis
1. Rahasia menembus SPMB
2. Cara belajar yang efektif untuk mahasiswa

Seorang mantan penderita kelainan jiwa
Tema yang dapat ditulis
1. Rahasia agar jiwa anda sehat
2. Cara mengatasi depresi

Seorang marketing
Tema yang dapat ditulis
1. Script manjur untuk marketing
2. 12 rahasia menutup penjualan
3. Rahasia cold phone

Oleh sebab itu coba lihat apa pengetahuan yang anda kuasai yang kemungkinan besar tidak dikuasai orang banyak, dimana pengetahun tersebut bisa Anda dapatkan dari pengalaman. Kemudian jadikan hal tersebut sesuatu yang akan Anda tuliskan.

Memperkenalkan Konsep Baru bagi Pembaca

Anda ingin menjadi pakar? Maka strategi yang bisa Anda jalankan adalah menciptakan konsep baru dan menyebarluaskannya melalui publikasi, salah satunya dengan menulis buku. Misalnya Anda ingin memperkenalkan konsep “Terapi Puisi”, maka Anda menuliskannya menjadi buku. Jika pembaca Anda tertarik dengan konsep ini sangat mungkin Anda dianggap sebagai pakar “Terapi Puisi”.

Namun apakah dengan menulis buku dan menerbitkannya maka dengan mudah Anda bisa mendapatkan pembaca? Tentu tidak. Apalagi jika Anda menawarkan sesuatu yang baru yang mungkin kebanyakan orang tidak lazim.

Jadi strateginya, sebaiknya Anda jangan menuliskan buku yang sifatnya teknis dan berisi informasi yang mendalam. Apalagi jika buku tersebut cukup tebal hingga lebih dari 200 lembar. Dipastikan akan sedikit orang yang mau membeli buku Anda. Karena calon pembaca Anda akan berpikir, untuk apa membayar mahal untuk sesuatu yang dianggap tidak biasa.

Lebih baik tuliskan buku yang sifatnya pengantar. Jika perlu diterbitkan dalam bentuk buku saku atau handbook. Artinya jika dipasarkan harganya tidak terlalu mahal dan mudah dipahami. Lalu gunakan judul yang menarik, misalnya “Rahasia Sehat Jiwa dengan Terapi Puisi” dan resume buku Anda di halaman belakang yang menimbulkan penasaran.

Dengan melihat judul buku itu maka calon pembaca Anda akan melirik. Lalu membaca penjelasan tentang isi buku ini di halaman belakang. Jika ia tertarik selanjutnya ia lihat label harga. Jika ternyata hanya Rp. 20.000,- atau cukup murah, maka ia tidak perlu mengeluarkan dompet untuk membeli buku melainkan mengambil uang dari sakunya.

Setelah buku mendapat penerimaan luas selanjutnya Anda dapat menuliskan buku panduan yang lebih teknis. Namun bagimana Anda bisa mengetahuinya? Caranya adalah dengan mencantumkan email, nomor yang bisa dihubungkan atau alamat jejaring social. Lalu lihat apakah ada orang yang menghubungi Anda. Jika ada maka itu adalah indikator jika karya Anda diterima.

Ada baiknya, selain menulis buku, Anda juga bisa menngkampanyekan konsep baru Anda melalui internet dengan menulis di blog atau website. Dan ini juga akan sangat membantu Anda ketika menerbitkan buku pertama Anda. Karena setidaknya sudah ada beberapa orang yang sudah mengenal sekilas tentang konsep yang Anda tawarkan.

Layanan Personal Branding

Dalam rangka membantu para profesional memasarkan keahliannya baik di bidang perkebunan maupun non pertanian atau dalam kaitan kepentingan politik, maka kami menyediakan konsultasi personal branding dengan layanan

  1. Penulisan buku pemikiran atau pengalaman, dengan format hand book, buku medium atau buku umum dengan gaya penulisan enak dibaca, express, no plagiat, wawancara dapat dilakukan via chat atau email;
  2. Pengembangan dan pengelolaan website SEO, dengan konsep mengandalkan konten yang menarik;
  3. Menampilkan statement atau pandangan di media massa, dengan cara membuat rilis ke media nasional dan mengangkat isu yang sedang hangat;
  4. Pengembangan media sosial dan viral marketing, melalui pembuatan konten atau penyebaran informasi menarik;
  5. Penyelenggarana even atau kegiatan pelatihan secara daring atau offiline untuk memasarkan keahlian secara masif.

Untuk layanan ini dapat diakses dengan biaya minimal Rp. 12.000.000,- dengan durasi kerjasama minimal 3 bulan. Bagi yang berminat bisa menghubungi nomor 081278128084

Bimbingan Menulis Sistem Keras

Bimbingan sistem keras pada prinsipnya adalah bimbingan yang akan menuntun dan mengarahkan penulis menyusun naskah buku yang layak terbit. Dimana hal-hal yang akan dilakukan dalam bimbingan ini antara lain:

1.Menentukan tema yang menarik dengan mengeksplorasi pengetahuan, pengalaman, sisi kehidupan dari penulis

2.Memberikan bimbingan dan arahan selama proses penulisan naskah.

3.Memberikan bimbingan untuk pelaksanaan editing, finishing naskah sesuai dengan format pengiriman naskah ke penerbit. Plus mencarikan penerbit.

4.Kami juga akan memberikan panduan berupa modul, e-book menarik dan video

Dalam proses melakukan bimbingan penulisan dengan system keras kami menetapkan beberapa ketentuan:

1.Kami akan memberikan tugas mingguan dengan tujuan dan berbagai persyaratan yang harus diikuti

2.Tugas diselesaikan dalam waktu 1 minggu, oleh bimbingan diharapkan menyelesaikan tugas-tugasnya on schedule

3.Hasil tugas mingguan akan dikoreksi oleh pembimbing dari KMB untuk kemudian dikoreksi oleh bimbingan

4.Pemberian tugas baru dilakukan setelah bimbingan melakukan perbaikan tugas minggu sebelumnya.

5.Hasil optimal yang diharapkan oleh KMB adalah bimbingan mampu menyelesaikan seluruh tugas-tugasnya atau dengan kata lain menuntaskan penulisan naskahnya dalam waktu 3 bulan.

6. Kami juga akan membantu mencarikan penerbit sebagai layanan tambahan.
 

Untuk bimbingan ini kami mengenakan biaya sebesar Rp. 1.500.000,- untuk 1 naskah hingga selesai, dan fee jika naskah terbit yang besarkan sesuai kesediaan bimbingan.

Bimbingan Penulisan Buku by Question

Jasa Bimbingan Penulisan by Question ditujukan bagi Anda yang memiliki banyak konsep dalam pikiran namun tidak punya waktu untuk menulis di depan PC atau laptop.

Adapun mekanisme bimbingan ini adalah:

Pertama, kami menentukan tema dan outline berdasarkan informasi dari bimbingan

Kedua, selanjutnya kami akan mengirimkan pertanyaan via sms untuk dijawab oleh bimbingan via whatsapp atau email. Tulisan yang terkumpul akan kami susun berdasarkan outline

Ketiga, kemudian tulisan akhir dikemas dan jika sekiranya ada kebutuhan tambahan data maka akan diminta kembali kepada bimbingan

Keempat, setelah naskah jadi diserahkan kepada bimbingan dalam bentuk hardcopy dan softcopy. Kami juga dapat membantu untuk mencarikan
penerbit.

Biaya bimbingan naskah kami kenakan Rp. 2.500.000,- untuk 1 naskah selesai

Masa Lalu yang Suram Menjadi Buku

 Banyak orang yang tidak menyadari jika buku-buku true story bisa memberikan inspirasi bagi banyak orang. Ada banyak buku tentang mereka yang pernah mengalami broken home, dibuang oleh orang tuanya dan banyak lagi menjadi bermakna bagi orang lain. Setidaknya agar orang tidak melakukan hal-hal yang mengakibatkan sesuatu yang buruk terjadi.

Lebih menarik lagi jika seseorang yang pernah memiliki masa lalu yang kelam berhasil melewatinya. Bayangkan jika kisah seorang anak yang ditinggalkan hidup di jalanan oleh orang tuanya kemudian berjuang hingga menjadi seorang pembisnis dengan kekayaan luar biasa dituliskan. Dijamin akan menarik perhatian banyak orang, karena orang pasti ingin tahu rahasianya. Pasalnya banyak orang yang memiliki kehidupan yang lebih nyaman belum tentu bisa meraih sukses seperti yang dialami sang penulis.

Buku-buku ini bisa ditulis dengan genre fiksi, dengan penceritaan yang layaknya sebuah novel. Sehingga buku-buku ini relatif mampu menjaring lebih banyak pembaca, selain karena temanya umum, sesuatu yang diceritakan layaknya kisah fiksi juga cukup menghibur sehingga disukai banyak orang.

Oleh karena itu jika Anda memiliki masa lalu yang buruk, jangan pernah menyimpannya sebagai sesuatu aib. Sadarlah jika itu bisa menginspirasi banyak orang. Setidaknya agar apa yang mungkin anda alami tidak diterjadi pada diri orang lain.

Dari Bahan Presentasi Menjadi Buku

Ternyata sebuah bahan presentasi powerpoint bisa diangkat menjadi buku. Tentu tidak dengan memindahkan tulisan dari powerpoint ke dalam word, namun masih diperlukan pengembangan tulisan dan editing. Adapun langkah-langkah menjadikan bahan presentasi menjadi buku adalah sebagai berikut

Membangun Outline
Langkah pertama jelas Anda harus menentukan judul dan membangun outline, semacam daftar isi buku. Jadi sebelum Anda menuliskan isi dari buku yang diangkat dari bahan presentasi maka Anda terlebih dahulu memilih judul yang menarik dan menyusun bab per bab yang akan Anda tulis.

Menyusun Kerangka Berpikir
Biasanya isi bahan presentasi adalah pokok-pokok pikiran dari seorang pembicara, yang kemudian dijelaskan lebih lanjut secara lisan. Namun point-point itu bisa dijadikan pokok-pokok pikiran pada bab-bab yang relevan.

Point-point ini dirangkai agar tersusun secara sistematis. Sehingga ketika dituliskan, alurnya jelas dan tidak lompat-lompat. Demikian juga untuk ilustrasi atau gambar-gambat yang mendukung salah satu pokok pikiran sebaiknya diletakkan pada bagian yang relevan.

Menuliskan Isi
Dari pokok pikiran yang sudah disusun maka saatnya Anda mengembangkannya menjadi tulisan dengan membangun kalimat penjelas yang bisa bersumber dari ungkapan si narasumber (atau pikiran Anda sendiri), atau dari bahan referensi. Usahakan setiap pokok pikiran memiliki kalimat yang sifatnya menjelaskan, membuktikan, dan memberikan ilustrasi atau contoh Sekiranya ada foto atau gambar-gambar yang mendukung jangan lupa untuk menambahkannya.

Lakukan Editing
Setelah Anda menuliskan naskah Anda hingga selesai, maka langkah selanjutnya melakukan editing. Tujuannya untuk melihat alur tulisan, apakah sudah sistematis atau belum. Jangan ragu untuk menghilangkan bagian yang dapat membuat tulisan Anda semberaut.

Simak kalimat yang Anda susun. Apakah sudah cukup mudah dipahami atau tidak? Jika belum, coba tulis ulang. Jangan lupa memperhatikan salah ketik, salah penempatan tanda baca. Setelah mengedit, endapkan beberapa hari naskah Anda, lalu edit ulang hingga lebih sempurna.

Dengan tahapan ini Anda bisa membuat buku dengan mudah dengan bahan-bahan presentasi yang Anda miliki.

Tiga Strategi Menjadi Pakar

“Saya ini lulusan Ilmu Marketing dan Statistika di Universitas ternama di Inggris, Pak. Saya yakin bahwa saya bisa memberikan saran terbaik baik buat Bapak”, ungkap seorang pengajar di sebuah sekolah tinggi Bisnis, ketika diwawancarai seorang Direktur R & D perusahaan yang ingin melakukan market research.

“CV Anda cukup meyakinkan, tapi kenapa saya tidak mengenal Anda sebelumnya?”, kata sang Direktur sambil mengarahkan pandangannya kearahnya.

Dari sepenggal cerita di atas menyiratkan apa yang disebut dengan kredibilitas. Anda tidak bisa meyakinkan orang bahwa Anda pakar semata-mata menunjukkan ijazah sebagai lulusan Universitas ternama, atau menceritakan bagaimana Anda sangat menguasai suatu bidang.

Kredibilitas adalah menyangkut soal pengakuan. Anda pakar karena banyak orang menganggap Anda demikian. Oleh sebab itu, untuk membangun kredibilitas membutuhkan strategi, dan tidak cukup menenteng kertas sertifikat yang Anda miliki.

Oleh sebab, agar Anda diakui sebagai pakar maka Anda harus menunjukkan pengetahuan pada banyak orang. Dan setidaknya ada 3 strategi efektif yang bisa Anda terapkan untuk membangun kredibilitas diri Anda.

Menulis Buku
Salah satu cara yang cukup terbukti membangun kredibilitas adalah menyebarkan pengetahuan dengan menulis buku. Jika naskah Anda sukses menembus penerbit, maka setidaknya akan ada 3000 orang yang berpotensi mengetahui pikiran Anda. Untuk sekali terbit, sebuah penerbit biasanya mencetak hingga 3000 sd 5000 exp.

Banyak pakar yang membuktikan dasyatnya efek buku bagi pengembangan karirnya. Tung DW, Hermawan Kertajaya, Safir Saiduk, Sri Mulyani adalah contoh orang-orang ternama yang sukses membangun kredibilitasnya melalui buku.

Jadi jika Anda merasa memiliki pengetahuan, putuskanlah segera untuk bagikanlah melalui buku. Sebaiknya tentukan tema yang ingin Anda tulis sesuai dengan label kepakaran yang ingin Anda lekatkan pada diri Anda.

Tulislah buku-buku dengan berbagai tingkat kedalaman penyajian. Buatkan buku-buku yang sederhana untuk pembaca yang lebih luas, karena buku seperti ini lebih mudah menarik minat penerbit. Jika Anda sudah mulai dikenal, maka Anda sudah bisa mencoba menulis buku yang lebih teknis.

Tulislah lebih dari 2 judul buku. Tentu semakin banyak buku yang Anda tulis semakin baik. Sebaiknya berupayalah menerbitkan buku Anda di penerbit ternama.

Memanfaatkan Internet

Sarana lain yang bisa Anda gunakan untuk menyebarkan pengetahuan adalah dengan memanfaatkan jaringan internet. Anda bisa memanfaatkan berbagai fasilitas seperti blog, youtube, milis dsb.

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah membuat blog atau situs. Pilihlah judul situs atau alamat yang bisa mengambarkan keahlian Anda. Misalnya “ Situs parenting”, “ Blog Kesehatan Keluarga” www.konsultasikeuangan.com .

Lalu bagikanlah pengetahuan Anda berupa hal-hal yang ringan, praktis dengan bahasa yang mudah dimengerti. Gunakan judul menarik yang bisa menarik pembaca. Seperti “ Membuat Anak Super Genius”, “ Rahasia Mendapatkan Kredit tanpa Agunan”.

Sebaiknya update situs Anda secara rutin. Semakin banyak tulisan Anda yang dipulish maka semakin besar kemungkinan situs Anda akan dilist di mesin pencari seperti google, yahoo, pada uratan pertama.

Tulisan-tulisan tersebut juga bisa Anda bagikan di milis, yang anggotanya memiliki kesamaan minat dengan Anda. Lakukan juga secara rutin.

Selain itu Anda juga bisa memanfaatkan youtube, untuk membagikan pengetahuan Anda berupa video presentasi. Semakin banyak Anda berbagai pengetahuan melalui layanan ini semakin mungkin Anda dikenal tidak hanya pengetahuan Anda namun juga wajah Anda.

Sebaiknya jangan lupa menceritakan siapa Anda, personal contact di situs Anda ketika mengirimkan tulisan di milis atau video di youtube.

Memberikan Konsultasi Gratis

Cara lain yang cukup efektif membangun kredibilitas adalah memberikan bantuan pada orang lain secara gratis. Misalnya membuka ruang diskusi atau konsultasi, menawarkan bimbingan belajar secara online dsb, secara gratis.

Karena melalui cara inilah orang mengetahui betapa Anda benar-benar “bernas”, ketika apa yang Anda sarankan dan ajarkan ternyata terbukti berhasil. Dan biasanya orang yang merasa puas dengan sebuah layanan dengan sendirinya menjadi marketing alamiah bagi Anda. Mereka akan menceritakan kepada teman, Saudara kepada Anda.

Itu sebabnya mengapa Anda seorang dokter yang ramai pasiennya padahal ia tidak pernah beriklan dimanapun. Karena kemanjuran sang dokter informasi tentang dirinyapun beredar dari mulut ke mulut. “ Mbak, saya sembuh setelah ditangani Dokter Andre”, tutur seorang Ibu pada temannya.

Bagaimana Anda Mendapatkan Keuntungan
Jika Anda melakukan hal di atas secara konsisten maka secara perlahan Anda mulai dikenal. Pada saat Anda diakui sebagai pakar maka Anda mendapatkan keuntungan antara lain diundang sebagai narasumber, sebagai konsultan, mendapatkan kepercayaan untuk memimpin sebuah proyek atau perusahaan, dan kesempatan lainnya yang dapat mendatangkan penghasilan yang tidak lumayan.

Bandingkan seorang yang bekerja sebagai karyawan yang mengharapkan perusahaan memberikan kenaikan gaji atau jabatan dan setelah ia memutuskan untuk membangun kredibilitasnya ia pun memutar haluan menjadi pembicara dan konsultan. Penghasilannya menjadi beberapa kali lipat dari pendapatannya sebagai karyawan. Selain itu, bisa minum kopi bersama para direksi sejumlah perusahaan besar yang mustahil ia lakukan sebelumnya. Ia menjadi sosok yang ada dalam benak banyak orang.

Jadi jika saat ini Anda adalah seorang karyawan, dosen, atau pekerja lepas yang tidak dikenal, maka sudah saatnya Anda membangun kredibilitas anda untuk meraih kesuksesan diri Anda. Karena kesuksesan adalah hak Anda.

Membuat Tulisan di Web yang Memikat

Salah satu syarat agar Anda bisa menjual produk, jasa atau keahlian Anda melalui website atau blog, adalah dengan terlebih dahulu menarik banyak orang berkunjung ke situs Anda. Tidak ada manfaatnya, sebuah situs yang dirancang dengan aplik dan dilengkapi berbagai fitur menarik namun minim pengunjung .

Lalu bagaimana caranya mendatangkan banyak orang berkunjung ke situs Anda?

Tidak lain adalah dengan mengisi situs Anda dengan informasi yang menarik. Atau dengan kata lain Anda harus menampilkan artikel-artikel menarik dalam web atau blog Anda.

Pertanyaan selanjutnya, bagaimana cara membuat tulisan yang memikat?

Agar menarik banyak orang berkunjung ke situs Anda, sebaiknya tulislah artikel yang ringan, atau bersifat how to . Misalnya Anda ingin mempromosikan kepakaran Anda sebagai ahli keuangan, buatlah tulisan tentang cara menyusun buku keuangan sederhana, atau cara melakukan audit internal.

Tulisan tersebut sebaiknya simple, mudah dipahami . Pasalnya tulisan seperti itu relatif dibutuhkan banyak pembaca dibandingkan tulisan yang bersifat teknis.

Artikel tersebut tidak perlu terlalu panjang. Dengan 3 alinea saja sudah cukup, plus dengan kalimat yang pendek. Sebaiknya gunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami serta hindari penggunaan istilah teknis. Lalu lengkapi dengan judul yang menarik perhatian.

Dengan membuat tulisan sedemikian maka akan banyak orang yang tertarik membacanya lalu mengakses situs Anda. Sebaiknya buatlah tulisan seperti ini setiap hari atau setidaknya berkala, misalnya 3 x seminggu atau 4 x seminggu.

Manfaatnya adalah, dengan semakin banyak orang yang mengakses situs Anda untuk membaca artikel yang Anda pajang, akan sangat mungkin blog atau website Anda terlist pada hasil pencarian teratas oleh search engine seperti google, atau yahoo.

Atau orang yang berulang kali mengunjungi situs Anda dan mendapatkan manfaat dari tulisan-tulisan Anda sangat mungkin menjadi calon konsumen Anda. Pasalnya orang baru akan membeli produk atau menggunakan jasa Anda umumnya setelah kunjungan ke 7 menurut Joe Vitale, pakar marketing online.

Cara Mudah Menulis Buku How To

Buku-buku how to saat ini cukup diminati penerbit. Pasalnya karena menyajikan hal-hal yang praktis, relatif mempu menjaring banyak pembaca.

Ada banyak buku-buku how to yang bisa Anda tuliskan. Mulai dari hal-hal yang kompleks seperti bagaimana cara menggunakan java script hingga hal-hal yang sederhana “mempersiapkan pernikahan”. Intinya, informasi yang Anda sajika dibutuhkan banyak orang.

Jika Anda tertarik menulis buku how to tentu yang menjadi pertanyaan adalah bagaimanakah cara termudah menyusun buku how to?

Saran terbaik yang bisa Anda jalankan, menurut saya adalah, langsunglah menulis bagian prosedur. Jika Anda ingin menulis cara membuat blog. Tuliskan dan ceritakan dengan detail bagaimana Anda membuat blog, mulai dari pendaftaran hingga aplikasi.

Jika tangan Anda belum bisa dengan lancar mengikuti alur ide-ide yang muncul dalam pikiran Anda, maka Anda bisa merekam tahapan-tahapan yang Anda sampaikan secara verbal. Setelah itu tuliskan hasil rekaman itu.

Dijamin Anda akan lancar menuliskannya karena ini adalah sesuatu yang bersumber dari pengalaman Anda. Setelah itu tulislah bagian-bagian lain yang mungkin menjadi bab tersendiri dalam buku Anda. Misalnya manfaat membuat blog, atau kisah orang yang sukses berbisnis melalui blog.

Teori yang bisa Anda pahami dari menulis bagian prosedur adalah Anda akan lebih mudah menuliskan sesuatu yang bersumber dari pengalaman Anda. Daripada menulis sesuatu yang masih membutuhkan pemikiran Anda.

Menulis untuk Membangun Personal Branding

https://haimaster.wordpress.com/wp-content/uploads/2019/09/personal-branding-quotes.png

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa kemampuan menulis menjadi modal penting untuk membangun personal brand. Sehingga saya harus menyarankan Anda untuk mengasah kemampuan Anda dalam hal menulis mulai saat ini.

Dengan memiliki kemampuan menuangkan pikiran dalam bentuk tulisan maka Anda bisa dengan mudah menyebarkan pengetahuan Anda atau sesuatu yang lebih dari Anda . Jika secara lisan Anda hanya bisa menyampaikan sesuatu di benak Anda hanya kepada beberapa orang.

Namun untuk sebuah tulisan pada sebuah buku, majalah atau website ada ribuan orang yang bisa membacanya pada saat yang hampir bersamaan. Di sisi lain ada anggapan, jika Anda menulis buku tentang sesuatu bidang (non fiksi), maka Andalah ahlinya.

Oleh sebab jika anda ingin membangun personal brand Anda dan mengakselerasi karir Anda, rahasia dasar yang harus Anda ketahui ada latih kemampuan menulis Anda, publikasikan karya anda melalui buku, artikel dan website. Dan siapkan diri Anda menjadi pakar

Cara Lain Memasarkan Personal Brand

https://stimsukmamedan.ac.id/wp-content/uploads/2025/01/IL-by-40-Digital-Agency-1.jpg

Salah satu cara kreatif untuk menciptakan kredibilitas Anda dalam suatu bidang melalui penulisan buku adalah dengan menjadi penulis pendamping untuk buku dari seorang pakar. Misalnya Anda ingin dikenal sebagai pakar marketing internet, maka Anda bisa menulis buku bersama seorang pakar pemasaran online, dimana Anda sebagai penulis kedua.

Mungkin strategi ini juga dilakukan oleh Hermawan Kartajaya, yang saat ini dinobatkan sebagai salah satu dari “50 Gurus Who Have Shaped The Future of Marketing” oleh Chartered Institute of Marketing, United Kingdom (CIM-UK).

Salah satu strategi yang ia lakukan untuk membangun personal brandnya sebagai pakar marketing terkemuka adalah menjadi co –writer Philip Kotler untuk bukunya yang berjudul "Repositioning Asia: From Bubble to Sustainable Economy". Dimana kereka melakukan analisis mengapa krisis terjadi pada tahun 1997 terjadi dan bagaimana pemerintah serta perusahaan mengatasi hal tersebut.

Bagaimana Anda bisa mewujudkan hal ini?

Tentu Anda tidak bisa mendadak diterima menjadi penulis pendamping dari seorang pakar jika Anda tidak dikenal baik. Oleh sebab itu ada baiknya Anda menjalin hubungan baik dengan berbagai pakar di bidang Anda, sehingga besar kemungkinan Anda bekerjasama dengan mereka di kemudian hari.

Kemudian bagaimana agar dia tertarik untuk menjadikan Anda sebagai rekan penulisnya? Caranya termudahnya adalah dengan menawarkan jasa penulisan. Biasanya para pakar adalah orang yang super sibuk , akan sangat sulit mereka menuliskan buku mereka. Maka sebaiknya Anda menawarkan diri untuk menuliskan bukunya dengan materi-matera yang dimiliki si pakar, apakah dalam bentuk powerpoint, handout, bahan audio.

Jika ia mengetahui jika Anda memang memiliki pengetahuan dalam bidangnya tentu ia tidak akan ragu menjadikan Anda patnernya.Setelah mendapatkan kesepakatan maka langkah-langkah yang perlu Anda lakukan adalah:

1. Menentukan tema dan outline.
2. Setelah si pakar setuju dengan tema dan outline yang Anda ajukan maka selanjutnya Anda menuliskannya dengan bahan- bahan dari sang pakar
3. Setelah menyelesaikan penulisan sebaiknya serahkan ke si pakar untuk memperbaiki dan perbaikan
4. Jika si pakar sepakat dengan naskah tersebut maka selanjutnya mengirimkan ke penerbit.

Namun adakalanya seorang pakar rela menuliskan buku kolaborasi tersebut namun akan berbagi bab dengan Anda. Mungkin bab-bab yang cukup rumit akan dituliskannya oleh si pakar dan yang bab lainnya Anda yang menuliskannya.

Cara Cerdik Memasarkan Diri sebagai Pakar


Anda ingin cepat menjadi pakar? Tentu selain dengan menyebarkan banyak pengetahuan terkait bidang tertentu, Anda juga harus membangun personal brand. Namun ada trik-trik yang perlu Anda perhatikan terkait memilih personal Brand.

Ocean Blue
Memang benar bahwa pakar tidak ditentukan oleh Anda, melainkan orang lain yang menilai Anda. Namun Anda ingin dilabeli pakar Anda, bisa Anda tentukan sejak awal.

Nah, sebelum saya menjelaskan lebih lanjut saya akan mengenalkan konsep Blue Ocean. Konsep dasar dari Blue Ocean Strategy adalah value innovation. Bagaimana kita mengalihkan diri dari persaingan di Red Ocean yang sangat kompetitive dan berdarah-darah, menuju pada Blue Ocean yang membuat kompetisi jadi tidak relevan lagi.

Persaingan yang tidak membuat kita ”kemrungsung”. Menganggap pesaing irrelevant. Jangan bersaing dengan pesaing anda, tapi buat strategi yang membuat Anda menjadi orang pertama pada bidang atau pasar tertentu.

Maka kita perlu menciptakan value innovation dari sudut pandang baru. Dan ini coba kita terapkan dalam pembentukan personal branding.

Misalnya saja Anda ingin menetapkan diri Anda sebagai pakar IT. Sekarang coba Anda perhatikan dengan seksama? Berapa banyak orang yang sudah membawa label itu? Siapa pesaing Anda? Sudah dipastikan banyak. Dan salah satu yang menjadi saingan Anda dalam dunia kepakaran di bidang ini adalah Ono Purbo.

Maka bersaing di bidang kepakaran IT ibarat menjadi red Ocean, karena anda harus bersaing dengan banyak orang yang ingin merebut segmentasi bidang ini.

Nah, bagaimana Anda coba melihat segmen yang belum tersentuh. Misalnya Marketing online, atau pakar “ Mucisian Online”. Barangkali untuk marketing online belum banyak dan sangat terbatas orang yang menyatakan dirinya sebagai mucisian online.

Demikian juga jika Anda ingin menjadi pakar dibidang marketing. Jika Anda memposisikan diri sebagai pakar periklanan, marketing strategi maka ini mejadi wilayah red ocean. Namun jika Anda memilih menjadi pakar Agriculter Marketing, Hynotis Marketing, tentu belum banyak orang yang memanggul label ini.

Seperti halnya Roy Suryo yang membawa label pakar telematika, seolah hanya dia pakarnya. Padahalnya bidang tersebut adalah bagian dari IT, namun ia secara segmentasi menjadikan kepakaran tersendiri.

Trik Membangun Personal Brand
Oleh sebab itu, setelah anda merasa menguasai suatu bidang tertentu. Tentunya didukung dengan keterampilan dan wawasan yang memadai, maka cara cepat menjadi pakar Anda menciptakan sebuah label kepakaran yang baru.

Setelah itu identifikasi siapa yang klasifikasi orang-orang yang akan menjadi target pengguna keahlian Anda. Solusi apa saja yang bisa Anda tawarkan dan bagaimana cara efektif mengkomunikasikannya.

Misalnya Anda memilih menjadi seorang pakar iklan online. Maka dengan keahlian Anda membuat iklan yang menjual via website, blogspot, milis. Dan Anda juga mampu membangun situs yang menjual sejak awalnya. Maka target pengguna pengetahuan dan keahlian Anda adalah mereka-mereka yang memiliki produk dan jasa yang ingin dipasarkan secara luas. Anda mengkomunikasikan keahlian Anda ini bisa melalui blog pribadi Anda, brosur, Anda sebutkan di biodata di buku Anda, email, kartu nama, dsb.

Selain itu tulislah sebuah buku. Karena ada pepatah jika Anda menulis sesuatu bidang maka Anda menjadi pakarnya. Oleh tulislah buku dengan tema-tema yang mana Anda ingin dikenal sebagai pakar. Namun buatlah sebuah buku yang mengakses banyak orang. Oleh sebab itu Anda juga harus memiliki keahlian menulis secara popular dan menarik sehingga karya Anda mendapatkan perhatian dari khalayak luas.

Tentang Kami

Sipayung Consulting merupakan lembaga penyediaan layanan jasa profesional di bidang personal branding. Kami memberikan pendampingan, pelatihan bagi Anda yang ingin memasarkan keahlian, pemikiran untuk melesatkan karir sebagai pembicara, pakar, tokoh politik atau profesional. Adapun kami telah memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun dan telah membantu ratusan klien untuk mewujudkan mimpinya . Adapun lembaga kami berafiliasi dengan Callistha Foundation. Bagi yang membutuhkan layanan kami dapat menghubungi kami melalui nomor +62 812-7812-8084.